Sabtu, 12 Januari 2019

SRIKAYA (ANNONA SQUAMOSA)


Srikaya atau serikaya atau buah nona (Annona squamosa), adalah tanaman yang tergolong ke dalam genus Annona yang berasal dari daerah tropis. Buah srikaya berbentuk bulat dengan kulit bermata banyak (serupa sirsak). Daging buahnya berwarna putih.Srikaya termasuk semak semi-hijau abadi atau pohon yang meranggas mencapai 8 m tingginya. Daunnya berselang, sederhana, lembing membujur, 7-12 cm panjangnya, dan berlebar 3-4 cm. Bunganya muncul dalam tandan sebanyak 3-4, tiap bunga berlebar 2-3 cm, dengan enam daun bunga/kelopak, kuning-hijau berbintik ungu di dasarnya. Buahnya biasanya bundar atau mirip kerucut cemara, berdiameter 6-10 cm, dengan kulit berbenjol dan bersisik. Daging buahnya putih, menyerupai dan memiliki rasa seperti podeng.


Nama Lain Srikaya
Indonesia: Srikaya, sirkaya, sarikaya, atis
Inggris: Sugar Apple
Melayu: Nona Sri Kaya, Buah Nona, Sri Kaya
Vietnam: Na, Mang Cau Ta
Thailand: Noi Na

Nama Lokal :
Sumatera: delima bintang, serba bintang, sarikaya, seraikaya. Jawa: sarikaya, srikaya, serkaya, surikaya, srikawis, sarkaja, serakaja, sirikaja. Kalimantan: sarikaya. Nusa Tenggara: sirkaya, srikaya, garoso, ata. Sulawesi: atis soe walanda, sirikaya, sirikaja, perse, atis, delima srikaya, srikaya. Maluku: atisi, hirikaya, atis. NAMA ASING Pan li zhi (C), custard apple, sugar apple, sweetsop (I), noinaa (T), kaneelappel, attier, pomme canalle, zuckerapfel. Nama Simplisia Squamosae Semen (biji srikaya), Squamosae Folium (daun srikaya).
Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Magnoliidae
Ordo: Magnoliales
Famili: Annonaceae
Genus: Annona
Spesies: Annona squamosa L.
Ternyata buah Srikaya yang enak dan manis itu mempunyai banyak khasiat lho! Pohon buah srikaya juga dapat dimanfaatkan mulai dari daun sampai akarnya. Srikaya termasuk pohon buah-buahan kecil yang tumbuh di tanah berbatu, kering, dan terkena cahaya matahari langsung. Tumbuhan yang asalnya dari Hindia Barat ini akan berbuah setelah berumur 3-5 tahun. Srikaya sering ditanam di pekarangan, dibudidayakan, atau tumbuh liar, dan bisa ditemukan sampai ketinggian 800 m dpi.
Perdu atau pohon kecil ini mempunyal tinggi 2-5 m, kulit pohon tipis berwarna keabu-abuan, getah kulitnya beracun. Daun bertangkai, kaku, ietaknya berseling. Helaian daun bentuk lonjong sampai jorong menyempit, ujung dan pangkai runcing, tepi rata, panjang 6-17 cm, lebar 2,5-7,5 cm, permukaan daun warnanya hijau, bagian bawah hijau kebiruan, sedikit berambut atau gundul. Bunga 2-4 kuntum (berhadapan), keluar dan ujung tangkai atau ketiak daun, warnanya hijau kuning. Buahnya buah semu, bentuk bola atau kerucut, permukaan berbenjol-benjol, warnanya hijau berserbuk putih, penampang 5-10 cm, jika masak, anak buah akan memisahkan diri satu dengan lainnya. Warnanya hijau kebiru-biruan. Daging buah berwarna putih, rasanya manis. Biji masak berwarna hitam mengilap.
Sifat dan Khasiat Srikaya
Akar rasanya pahit, sifatnya dingin. Berkhasiat antiradang, antidepresi. Daun rasanya pahit, kelat, sifatnya sedikit dingin. Berkhasiat astringen, antiradang, peluruh cacing usus (antheimintik), serta mempercepat pemasakan bisul dan abses. Biji berkhasiat memacu enzim pencernaan, abortivum, anthelmintik, dan pembunuh serangga (insektisida). Kulit kayu berkhasiat astringen dan tonikum. Buah muda dan biji juga berkhasiat antiparasit.
Kandungan Kimia
Akar dan kulit kayu mengandung flavonoida, borneol, kamphor, terpene, dan alkaloid anonain. Di samping itu, akarnya juga mengandung saponin, tanin, dan polifenol. Biji mengandung minyak, resin, dan bahan beracun yang bersifat iritan. Buah mengandung asam amino, gula buah, dan mucilago. Buah muda mengandung tanin. Bagian yang Digunakan
Bagian tanaman yang dapat digunakan sebagai obat, yaitu daun, akar, buah, kulit kayu, dan bijinya.
Daun digunakan untuk mengatasi:
1.      batuk, demam,
2.      reumatik,
3.      menurunkan kadar asam urat darah yang tinggi,
4.      diane, disentri,
5.      rectal prolaps pada anak-anak,
6.      cacingan, kutu kepala,
7.      pemakaian luar untuk borok, luka, bisul, skabies, kudis, dan ekzema.
Biji digunakan untuk mengatasi:
1.      pencernaan lemah,
2.      cacingan, dan
3.      mematikan kutu kepala dan serangga.
Buah muda digunakan untuk mengatasi:
1.      diare, disentni akut, dan
2.      gangguan pencernaan (atonik dispepsia).
Akar digunakan untuk mengatasi:
1.      sembelit,
2.      disentri akut,
3.      depresi mental, dan
4.      nyeri tulang punggung.
Kulit kayu digunakan untuk mengatasi:
1.      diare, disentri, dan
2.      luka berdarah
1.      Syarat Tumbuh Srikaya
Srikaya dapat tumbuh dengan baik pada daerah yang memiliki ketinggian hingga 800 mdpl dengan curah hujan sekitar 500-1000 mm dan suhu sekitar 21°C-30°C. Srikaya dapat tumbuh dengan baik pada tanah berpasir hingga tanah lempung berpasir yang memiliki sistem drainase yang baik dan juga memiliki derajat keasaman atau pH tanah sekitar 5,5 hingga 7,5.
2.      Perbanyakan Tanaman Srikaya
Perbanyakan tanaman srikaya dapat dilakukan secara generatif melalui biji yang disemai pada lahan semai, kemudian biji akan mulai berkecambah setelah 2 hingga 4 minggu setelah semai, setelah bibit berumur 6 bulan maka selanjutnya dapat ditanam pada lahan tanam.
Selain dengan cara generatif atau menggunakan biji, perbanyakan tanaman srikaya dapat dilakukan juga secara vegetatif seperti grafting, okulasi dan juga cangkok.
3.      Penanaman Tanaman Srikaya
Penanaman sebaiknya dilakukan pada waktu awal musim hujan, namun apabila air irigasi tersedia maka penanaman dapat dilakukan kapan saja. Proses transplanting dilakukan saat tanamana memiliki ukuran sekitar 30 cm – 45 cm atau telah memiliki daun tua sebanyak 4 hingga 6 helai daun. Titik sambung tanaman sebaiknya berada sekitar 16 cm diatas tanah. Jarak tanam yang digunakan biasanya 3m×3m hingga 5m×5m. Sebelum proses transplanting dilakukan, jumlah daun perlu dikurangi separuhnya agar mengurangi terjadinya penguapan. Untuk merangsang akar lateral keluar maka perlu dilakukan pemotongan ujung akar utama. Jika tanaman srikaya telah ditanam, selanjutnya lakukan pengikatan tanaman srikaya pada ajir agar tanaman tidak roboh karena angin. Bila perlu beri mulsa agar penguapan berkurang.
4.      Pemupukan Tanaman
Perlulah dilakukan pemupukan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman. Berikut adalah dosis pemberian pupuk sesuai dengan umur tanam:
·         Pada saat tanaman berumur sekitar 6 bulan maka berikan pupuk NPK sebanyak 227 gram/tanaman
·         Pada saat tanaman berumur 6-12 bulan maka berikan puppuk N sebanyak 6 gram, P sebanyak 10 gram dan K sebanyak 8 gram per tanaman
·         Pada saat tanaman berumur sekitar 1 tahun maka berikan pupuk NPK sebanyak 454 gram/tanaman
·         Pada saat tanaman berumur 2 tahun maka berikan pupuk NPK sebanyak 1 kg/tanaman
·         Pada saat tanaman berumur 3 tahun maka berikan pupuk NPK sebanyak 2 kg/tanaman
·         Pada saat tanaman berumur 4 tahun maka berikan pupuk NPK sebanyak 1,5 kg/tanaman
·         Pada saat tanaman berumur 5 tahun keatas maka berikan pupuk NPk sebanyak 5 kg/tanaman
Tanaman srikaya yang sedang berbuah membutuhkan kalium sebanyak 2-4 kg/tahunnya. Pemberian kalium tersebut dilakukan sebelum tanaman berbunga. Selain itu, tanaman srikaya juga sensitif terhadap kekurangan zink dan juga boron, apabila tanaman kekurangan boron maka sebaiknya taburkan sebanyak 2 gram boraks per meter persegi lahan. Jika kekurangan zink maka dapat dilakukan dengan cara menyemprot zink sulfat heptahidrat dengan kosentrasi 0,196 dan penemprotan tersebut dilakukan setiap sekali dalam sebulan. Untuk menurunkan resiko terjadinya kecoklatan pada bagian dalam buah maka perlu dilakukan penyemprotan boron dan kalsium.
5.      Penyiraman Tanaman
Untuk pertumbuhan yang optimal, tanaman membutuhkan air. Lakukan penyiraman secara rutin sebanyak 2 kali sehari yaitu pada pagi dan sore hari atau disesuaikan dengan kebutuhan tanaman.
6.      Pemanenan Srikaya
Tanaman srikaya mulai berbunga setelah berumur sekitar 3 hingga 4 tahun, Buah akan dapat mulai dipanen setelah buah berumur sekitar 110 hingga 120 hari setelah masa pembungaan. Biasanya tanaman yang berumur 6 tahun memiliki produksi buah sebanyak 50 hingga 60 buah per tanaman.
1.      Baik untuk Ibu Hamil
Manfaat buah srikaya untuk ibu hamil. Buah srikaya mengandung cukup tinggi asam folat, yang merupakan vitamin yang sangat penting bagi wanita hamil. Ibu menyusui juga dianjurkan untuk secara teratur mengkonsumsi buah srikaya karena dapat meningkatkan produksi ASI.
2.      Meningkatkan Kesehatan Jantung
Srikaya merupakan sumber yang sangat baik dari vitamin B6 yang penting untuk mencegah akumulasi homosistein dalam darah. Tingginya tingkat magnesium dalam buah srikaya dapat membantu dalam mengurai otot-otot jantung sehingga dapat mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.
3.      Kesehatan Kulit
Srikaya merupakan sumber yang kaya akan nutrisi penting dan vitamin, seperti vitamin A, vitamin C, vitamin B dan antioksidan yang penting untuk menjaga kesehatan kulit. Asupan rutin buah srikaya dapat secara efektif mencegah masalah kulit seperti menunda penuaan, mencegah kulit terbakar, dan mempromosikan peremajaan sel-sel kulit. Buah ini juga merangsang produksi kolagen dalam tubuh yang dapat membantu untuk meningkatkan elastisitas kulit.
4.      Mencegah Asma
Buah srikaya merupakan sumber yang sangat baik dari vitamin C dan antioksidan, sehingga dapat membantu dalam meminimalkan risiko serangan asma. Bagi Anda yang menderita asma sangat dianjurkan untuk menembahkan lebih banyak buah srikaya ke dalam program diet Anda.
5.      Mengontrol Tingkat Gula
Buah srikaya mengandung serat makanan yang cukup tinggi, yang telah secara efektif dapat meminimalkan timbulnya diabetes tipe-2. Buah srikaya juga dapat mengurangi penyerapan gula dalam tubuh.
6.      Meningkatkan Energi
Buah srikaya merupakan sumber yang sangat baik dari thiamin yang dapat membantu dalam mengubah gula menjadi energi. Singkatnya, srikaya dapat memberikan tambahan energi sehingga dapat mengatasi kelelahan tubuh.
7.      Kesehatan Tulang
Buah srikaya mengandung cukup tinggi kalsium dan magnesium yang penting dalam mempromosikan kesehatan tulang, menjaga tulang yang kuat, serta dapat meningkatkan kepadatan tulang.
8.      Mencegah Risiko Kanker
Buah srikaya mengandung alkaloid dan acetogenin yang secara efektif dapat mencegah pertumbuhan sel tumor dan mengurangi risiko kanker. Pada lapisan luar srikaya mengandung tannin dan astringent yang telah terbukti efektif dalam mengobati dan menghambat sel-sel tumor dan kanker.
9.      Meningkatkan Kesehatan Mata
Srikaya merupakan sumber yang kaya akan vitamin C dan riboflavin yang daapt membantu dalam mencegah masalah mata tertentu, seperti degenerasi makula, penglihatan yang buruk, rabun senja, serta mempertahankan penglihatan yang baik.
10.  Kesehatan Sistem Pencernaan
Srikaya dapat membantu sistem pencernaan karena kandungannya yang tinggi akan serat makanan. Buah ini juga dapat membantu dalam membuang racun yang tidak diinginkan dari usus sehingga dapat mempermudah gerakan usus. Hal ini juga membantu untuk mengurangi risiko sembelit, gastritis, mulas, maag dan sakit perut.
11.  Membantu Meningkatkan Berat Badan
Srikaya merupakan buah buahan yang dikemas dengan kalori yang menyehatkan dan kandungan gulanya dapat membantu untuk meningkatkan proses metabolisme tubuh sehingga meningkatkan nafsu makan seseorang. Singkatnya, bagi Anda yang bertujuan untuk menambah berat badan dengan cara yang sehat, anda dapat mengkonsumsi buah srikaya secara rutin.
12.  Mengontrol Tekanan Darah
Buah srikaya merupakan sumber yang baik dari potassium dan magnesium yang dapat membantu menjaga tingkat tekanan darah tetap terkontrol. Bagi mereka dengan tingkat tekanan darah fluktutif, mngkonsumsi sebuah srikaya per hari dapat membantu menjaga tekanan darah tetap terkontrol.
13.  Membantu Mengobati Anemia
Buah srikaya dapat berfungsi sebagai stimulan, pendingin, ekspektoran dan haematnic. Selain itu, buah srikaya sebagai sumber zat besi yang kaya juga dapat berguna dalam mengobati anemia.
D.    Cara pemanfaatan buah srikaya untuk mengobati berbagai penyakit.      
1.      Kandungan Nutrisi dalam 100 Gram Srikaya
·         Energi Buah Srikaya = 63 kkal
·         Protein Buah Srikaya = 1,1 gr
·         Lemak Buah Srikaya = 0,5 gr
·         Karbohidrat Buah Srikaya = 13,9 gr
·         Kalsium Buah Srikaya = 127 mg
·         Fosfor Buah Srikaya = 30 mg
·         Zat Besi Buah Srikaya = 2,7 mg
·         Vitamin A Buah Srikaya = 0 IU
·         Vitamin B1 Buah Srikaya = 0,08 mg
·         Vitamin C Buah Srikaya = 28,3 mg
2.      Manfaat Buah, Daun dan Biji Srikaya
Manfaat Buah Srikaya. Kandungan vitamin B6 dalam buah srikaya dapat mencegah terjadinya penumpukan hemosistein, kandunfan inilah yang dapat menyebabkan terjadinya penyakit jantung.
Salah satu peran penting dari riboflavin dalam tubuh adalah untuk memastikan bahwa tubuh memiliki semua vitamin B lainnya yang diperlukan. Vitamin B adalah kelompok vitamin yang larut dalam air serta sangat penting untuk pertumbuhan, perkembangan dan fungsitubuh penting lainnya. Selain kaya akan vitamin B dan vitamin C, buah srikaya kaya akan kandungan niasin sehingga manfaat buah srikaya juga dapat menurunkan kadar kolestrol dalam tubuh. Buah srikaya juga mengandung tinggi serat,maka dari itu buah srikaya baik dikonsumsi bagi penderita konstipasi karena buah yang kaya akan serat akan memperlancar saluran pencernaan. Selain itu serat juga dapat memperlambat laju penyerapan gula darah sehingga dapat mencegah diabetes. Asam folat merupakan kandungam nutrisi yang sangat bermanfaat bagi pertumbuhan otak bayi, maka dari itu bagi ibu hamil sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi asam folat untuk kebutuhan otak janin. Salah satu buah yang memiliki kandungan asam folat adalah buah srikaya, maka dari iti bagi ibu hamil dapat mengkonsumsi buah berbiji ini.
Manfaat Biji Srikaya. Bijinya juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi pencernaan lemah, cacingan, dan mematikan kutu kepala dan serangga. Buah sirsak yang masih muda digunakan untuk mengobati diare, disentri akut, dan gangguan pencernaan (atonik dispepsia).
Manfaat Akar dan Kulit Kayu. Akarnya digunakan untuk mengobati sembelit, disentri akut, depresi mental, dan nyeri tulang punggung. Kulit kayu digunakan untuk mengatasi diare, disentri, dan luka berdarah.
Manfaat Daun Srikaya. Sebagai obat antiradang, Mengobati penyakit batuk ringan, Obat demam. Meredakan nyeri reumatik. Membantu menurunkan kadar asam urat. Mengobati diare. Mengobati disentri. Daunnya digunakan juga untuk mengatasi batuk, demam, reumatik, menurunkan kadar asam urat darah yang tinggi, diare, disentri, rectal prolaps pada anak-anak, cacingan, kutu kepala, pemakaian luar untuk borok, luka, bisul, skabies, kudis, dan ekzema. Membantu melancarkan pencernaan.
Sebagai Obat flu.
Cara Membuat dan Menggunakan Ramuan Bagian-bagian Tanaman Buah Srikaya
·         Membasmi kutu pada hewan peliharaan. Mandikan hewan peliharaan anda yang berkutu dengan air rebusan daun atau biji srikaya.
Caranya, tumbuk halus daun atau biji srikaya, tambahkan air secukupnya, lalu saring airnya dan gunakan untuk memandikan hewan peliharaan.
·         Mematikan kutu kepala
Cara Penggunaannya: Ambil, siapkan dan cuci biji srikaya (10 butir) dan daun srikaya segar (1 genggam), lalu giling sampai halus. Tambahkan sedikit minyak kelapa, lalu aduk merata. Turapkan pada kulit kepala, lalu bungkus dengan kain. Setelah tiga jam, buka dan cuci sampai bersih. Jangan sampai bilasan air masuk ke mata karena dapat menyebabkan iritasi dan meradang.
·         Mematangkan bisul
Caranya: Ambil isi buah yang sudah masak, lalu giling halus. Tambahkan sedikit garam sambil diaduk merata, turapkan pada bisul, lalu balut dengan kain kasa.
·         Obat Alami Sakit Diare
Caranya: Ambil dan cuci kulit batang srikaya (6--10 g), potong kecil- kecil, lalu tambahkan gula merah secukupnya. Rebus dengan empat gelas air sampai tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring dan minum dua kali sehari, masing-masing satu gelas.
Catatan: Ibu hamil dilarang minum rebusan biji buah srikaya. Hati-hati jika minum rebusan biji, kulit kayu, dan akar srikaya karena mengandung racun. Hanya digunakan dibawah pengawasan herbalis berpengalaman.
·         Mengobati Borok dan bisul
Caranya: Ambil dan cuci daun segar secukupnya, lalu giling sampai halus. Tambahkan sedikit garam, lalu gunakan ramuan ini untuk menurap borok atau bisul dan balut. Dalam sehari, ganti 2--3 kali.
·         Mengatasi Histeris
Caranya: Siapkan dan cuci daun segar secukupnya, lalu tumbuk sampai halus. Dekatkan gilingan daun tadi pada hidung penderita agar baunya terhisap oleh penderita.
·         Mengobati Cacingan pada anak
Caranya: Ambil dan cuci daun srikaya segar (15 lembar), lalu rebus dengan lima gelas air sampai tersisa tiga gelas. Setelah dingin, saring dan minum tiga kali sehari, masing-masing satu gelas.
·         Mengatasi Gangguan pencernaan
Caranya: Ambil dan cuci daun srikaya segar secukupnya, giling sampai halus, lalu tambahkan minyak kelapa secukupnya. Tempelkan pada perut.
·         Daun Srikaya Sebagai Obat Kudis
Caranya: Ambil dan cuci daun srikaya segar (15 lembar), lalu giling sampai halus. Remas dengan air kapur srikaya sebanyak satu sendok teh dan gunakan untuk menggosok kulit yang kudis. Lakukan sehari dua kali.


sumber:

www.sakadoci.com/2016/02/buah-dan-biji-srikaya-manfaat-dan-cara.html

1 komentar:

  1. gara" baca ini akhirnya tau manfaat dr tanaman sekitar. mksih ya kak putri

    BalasHapus